Rabu, 21 Desember 2011

Aktifitas Sehari-Hari Adalah Ritual Yang Harus Ditangkap Oleh Pemasar produk

Setiap hari, kita selalu melakukan ritual sehari-hari tanpa kita sadari. Aktifitas yang kita lakukan adalah selalu terjadi dari hari ke hari secara periodik

Sedikit saja kita rubah aktifitas kita maka akan dibutuhkan tenaga yang lebih untuk melakukannya.

Contoh kecil dari effort lebih yang kita keluarkan adalah seperti ini, jika seseorang sudah terbiasa sarapan pagi kemudian dia mencoba berniat untuk tidak sarapan, maka akan sulit untuk merubajnya secara instan, perubahan secara instan pun bisa dilakukan tapi harus secara terpaksa dan ikhlas Itulah yang kita sebut effort lebih. Butuh tenaga yg lebih untuk merubahnya larena kebiasaan itu sudah kita lakulan sebagai rutinitas sehari-hari.

Kalo boleh secara ilmiah, kebiasaan tersebut boleh kita sebut sebagai ritual. Dalam hal ini pengertian ritual diartikan sebagai arti yang luas, bukan diartikan sebagai arti sempit yang berarti sesuatu yang sakral

Sebagai mana ritual yang kita alami jika beribadah, ada sesuatu yang jatus di penuhi jika melakukan ritual ibadah, kita tidak memenuhi salah satu unsur dalam ibadah, maka dianggap ritual tersebut tidak sah atau tidak lazum. Begitupun dengan perilaku kebiasaan kita sehati-hari, kita kita melalulan sesuatu yang tidak biasanya kita lakukan, maka akan terasa aneh meskipun kita tidak merasakan keanehan tersebut namun orang lain alan merasakan keanehan dari yang kita lakukan terlepas seberapa besar aneh yang dilakukan.

Jika ini dipahami oleh pemasar, terutama pemasar yang andal, maka itu bisa menjadi kesempatan buat pemasar dalam memasarkan produknya. Contoh kecil, jika kebiasaan seseorang adalah manikmati kopi di pagi hari, maka pemasaran akan memanfaatkan programnya sesuai dengan tema pagi hari atau sesuatu yang berhubungam dengam pagi hari. Jika kopi di pagi hari membuat dan diyakini orang-orang sebagai suatu penyemangat.atau pembamgkit energi di pagi hari, maka program yang di gunakan harus setidaknya menyangkut antara energi di pagi hari dan semangat di pagi hari. Hal itu mampu ditangkap oleh perusahaan kopi dengan melakukan program secangkir semangat dan program itu dipromoksikan pada pagi hari

Jadi dari contoh kecil diatas seharusnya pemasar harus memahami seperti apa kebiasaan atau ritual seseorang yang dilakukannya setiap hari. Pemasar harus jeli jika produk atau jasanya ingin di nikmati dan dipilih oleh konsumen maka harus mengerti apa yang di inginkan konsumen terkait demgam kebiasaan yang dilakukan


Published with Blogger-droid v2.0.2

0 komentar:

Posting Komentar